|Welcome To Get Different Info |
http://hitskin.com/themes/13/47/58/i_icon_mini_index.png http://i62.servimg.com/u/f62/15/92/31/14/fb_gro10.png http://jcb-bag.com/images/categories-icon.png https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhopu7hkRkcPKpaUrovwL_N8KsAj86_yijrjNQafAcWHwK-xZuCAGcFBBzP8ra9lbpq4uIXgvXtlXY8uo3q_1OWwE43ipmypQA2FPyjwgeHy4WBHJ3QAm8a-IMUEd84IUoYoFVzTHi73Ug/

Senin, 18 Maret 2013

0 TIPS awal PhotoShop

Hello semua ?sudah lama tidak membuat postingan lagi.Sekarang saya membuat postingan tips awal photo shop.Langsung saja ini dia


1) Auto Select

Auto-Select adalah sebuah fitur di Photoshop yang apabila diaktifkan, maka semua objek yang kamu klik akan otomatis terseleksi pada layer palette. Fitur ini juga dilengkapi oleh fitur Show-Transform Controlsyang  akan menandai objek terpilih dengan bentuk transform standar yang bisa digunakan untuk memperbesar/kecil, merotasi, atau memudahkan untuk menggeser objek. Kedua fitur tersebut dapat ditemukan pada control bar (dibagian atas) jika Selection tool (V) diaktifkan.




2) Mengaktifkan Seleksi dari Layer

Untuk mengaktifkan (meload)seleksi dari layer tertentu, caranya sangat mudah. Cukup tekan dan tahan Ctrl di keyboard kemudian klik pada thumbnail dari layer yang ingin diaktifkan seleksinya.



3) Menyimpan Styles

Terkadang saat kita telah selesai membuat sekumpulan styles pada layer styles untuk sebuah layer, kita ingin menyimpan styles tersebut untuk dipakai pada layer-layer lain di dokumen yang berbeda. Untuk menyimpan styles, cukup double-click pada layer yang memiliki styles yang ingin disimpan, pada jendela pengaturan layer styles klik New Styles, kemudian berikan nama untuk styles baru tersebut. Maka otomatis Photoshop akan menyimpannya untuk dapat digunakan pada layer-layer yang lain. Untuk mengaktifkan atau menggunakan styles yang tersimpan, cukup buka Window > Styles dan klik pada styles yang diinginkan.



4) Effect Copy

Selain dapat disimpan dengan mudah seperti cara pada no.3, Layer styles juga dapat diduplikasi / dicopy dengan mudah ke layer lainnya. Cara umum yang digunakan adalah dengan klik kanan pada layer yang styles-nya ingin dicopy, kemudian pilih Copy Layer Styles. Lalu klik kanan pada layer dimana styles tersebut ingin diterapkan lalu pilih Paste Layer Styles.

Cara selanjutnya adalah dengan tekan dan tahan tombol Alt, kemudian drag effect dari satu layer ke layer lain. Cara ini cenderung lebih cepat jika kita ingin mengcopy styles hanya ke satu layer. Tapi jika ingin mengcopy styles ke banyak layer, cara pertama lebih direkomendasikan. 



5) Convert Seleksi ke Path dan Shape

Adakalanya kita ingin menjadikan seleksi menjadi sebuah shape sehingga dapat mudah diedit, diperbesar, dsb. Untuk melakukannya, pertama load seleksi dari salah satu layer (seperti tips no.2) untuk dijadikan shape. Sementara seleksi aktif, buka Path palette (Window > Path) kemudian klik icon list di sudut kanan palette lalu pilih Make Work Path, maka akan muncul path baru bernama Work Path. Klik path tersebut lalu pada menu bar klik Edit > Define Costum Shape, akan muncul jendela baru untuk memberi nama costum shape yang akan kita buat, dalam hal ini, saya beri nama Spongebob, lalu klik ok. Sekarang kita sudah punya costum shape dengan nama Spongebob yang dapat kamu pilih dengan mengaktifkan Costum Shape Tool (U) di toolbox. Tinggal drag shape tersebut ke area, maka shape baru berbentuk spongebob yang editable akan muncul pada layar, mudah bukan!?



6) Expand / Collapse Groups

Kadang kita bekerja dengan banyak layer dan group di Photoshop, seringkali harus membuka dan menutup grup satu persatu dan hal ini cukup merepotkan. Namun kamu bisa mencoba trik yang satu ini : tekan dan tahan tombol Ctrl di keyboard lalu klik pada tanda panah kecil dibagian kiri Group palette. Langkah ini akan membuka (mengexpand) semua group, lakukan langkah yang sama untuk menutup semua group.



7) Clipping Mask

Clipping mask adalah suatu metode untuk membuat suatu layer dimasking sesuai dengan bentuk layer dibawahnya. Untuk dapat menerapkannya, cukup klik kanan layer yang ingin dimasking lalu pilih Create Clipping Mask atau kamu bisa menekan tombol Ctrl + Alt + G di keyboard.



8) Memperbesar / memperkecil Hardness dan Diameter Brush

Diameter (ukuran) dan Hardness (kepekatan) adalah dua elemen yang harus ditentukan untuk mengaplikasikan Brush tool di Photoshop. Ada langkah mudah untuk mengatur keduanya tanpa harus melakukan klik kanan dan menggeser nilai pengaturan. Caranya adalah dengan menekan dan tahan tombol Shift + Alt di keyboard kemudian drag Brush tool (B) ke kiri dan ke kanan untuk memperbesar ukuran brush, atau drag brush ke atas dan ke bawah untuk mengatur nilai hardness-nya.



9) Menampilkan / Menyembunyikan Layer

Mungkin semua sudah tahu bagaiman untuk Menampilkan / Menyembunyikan satu layer, yap! Cukup klik pada ikon bergambar mata pada layer tersebut. Tapi bagaimana caranya menyembunyikan semua layer? Caranya cukup mudah, tekan dan tahan tombol Alt di keyboard, lalu klik pada ikon mata pada salah satu layer. Langkah ini akan membuat semua layer disembunyikan kecuali layer yang ikon matanya diklik. Untuk menampilkan semua layer kembali, cukup tekan dan tahan tombol Alt, lalu klik sekali lagi pada ikon benggambar mata di layer tadi.



10) Mengatur Opacity dengan Cepat

Tips ini adalah favorit saya. Untuk dapat mengatur opacity dengan cepat, kita cukup klik layer yang ingin dirubah opacity-nya lalu tekan tombol angka di keyboard. Angka 0 mengacu pada opacity 100%, 1 = 10%, 2 = 20%, dst. Untuk mengatur opacity dengan nilai tertentu, misalnya 58%, cukup tekan tombol 5 kemudian 8 secara cepat.

Jumat, 25 Januari 2013

0 Cara Membuat Poster Film Menggunakan PhotoShop

Hello semua ? sudah lama saya tidak membuat postingan di blog ini.Lansung aja ke inti nya .Kali ini saya akan membuat postingan tentang Photoshop,mungkin teman-teman sekalian pada suka atau mau belajar tentang software yang satu ini.Di sini saya akan memberikan cara Cara Membuat Poster Film dengan Photoshop.
Berikut adalah langkah-langkah nya

Buka dokumen Bru A4,dengan resolusi 300 dpi

Warnai halaman baru tadi dengan warna hitam dengan menggunakan Paint Bucket Tool 

Sekarang buka gambar latar belakangnya ,tutorial di sini memakai latar belakang kota,namun jika sahabat GDI mau background yang lain juga tidak masalah. :)
Kemudian Drag gambar kota tadi atau backgorund tadi ke dokumen baru

atur gambar nya supaya fit.. gepeng-gepeng gpp… karena nanti itu hanya background yang nanti gak keliat juga.
Action selanjutnya adalah buka gambar api … drag ke dokumen juga..
Sekarang hilangkan background kotak nya.. karena kita cuman butuh gambar api nya saja.
Klik add layer mask di layer palette.
Brush seputar gambar api dengan warna hitam…
jelas kan ?
lanjut yah..  sekarang duplikat gambar api yang sudah dihilangin background nya tadi.. dengan cara ALT + Drag ke samping kanan.
Edit kedua gambar api terserbut dengan mengurangi kontras dan warna nya.. dengan menggunakan hue/saturation
Sekarang buka gambar HULK dan Drag ke dokumen baru
Atur letaknya seperti ini
Seleksi gambar HULK dengan menggunakan PEN Tool.. sebenernya bisa pake magic wand tool.. tapi saya lebih seneng pake PEN Tool karena hasilnya bisa lebih bagus..
Ini pekerjaan yang butuh ketelitian dan menyenangkan.. bisa bikin mata jereng-jereng hehehehe..
Kalo ada kesalahan klik waktu seleksi dengan PEN tool.. tekan CTRL + Z (undo) atau CTRL + ALT + Z kalo salahnya banyak..
kalo udah beres seleksinya.. klik kanan layar lalu pilih Make selection
Hasilnya nanti bakal seperti ini :
Kebetulan sekali si HULK punya background hitam.. jadi tinggal add layer mask aja.. biar hitam nya ilang..
Hasilnya akan seperti ini :
Karena dibagian bawah nya akan dipake buat Credit Text… jadi harus agak gelap.. soalnya nanti text nya berwarna putih..
Buat layer baru di paling atas … Klik Layer > new > layer
Brush bagian bawahnya dengan warna hitam.. secukupnya aja..
Turunkan opacity brush hitam menjadi 75%
Sekarang tulis judulnya.. dengan warna Hitam atau terserah aja..  font nya musti agak tebal . saya pake font IMPACT.(bisa cari di internet kalo gak ada).  IMPACT itu font tebel.. jadi keliatan garang … jangan pake Times new roman ya.. hehehe.. nanti gak serem judulnya..
Klik kanan layer tulisan > blending options
Pilih outer glow dengan warna hijau .. size nya dibesarin dikit biar keliatan glow nya.

Buat Credit Text ( seperti judul nya apa, produksi mana, pemeran nya siapa dll ) .. sekarang ngarang sendiri aja ya.. terserah mau nulis apa juga..ini pake font ARIAL biasa gpp..
Setting di Type palette nya.. Horizontal scale jadi 50% supaya hurufnya lebih rapet.
Kecilin sebagian hurufnya supaya lebih mirip dengan Credit Text..
tambahkan logo Dolby
Hasil akhirnya akan seperti ini :

Mungkin hanya itu yang dapat saya posting, Maaf jika ada perkataan yang salah 
salam Get Different Info

Senin, 24 Desember 2012

0 Sejarah Natal

      Sebelumnya admin mengucapkan Selamat Hari natal 25 Desember 2012 dan Tahun Baru 2013,semoga tahun depan bisa lebih baik lagi.Untuk mempersingkat waktu kita langsung saja ke inti nya.
     WIKIPEDIA.COM : Natal (dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun oleh umat Kristiani pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Natal dirayakan dalam kebaktian malam pada tanggal 24 Desember; dan kebaktian pagi tanggal 25 Desember. Beberapa gereja Ortodoksmerayakan Natal pada tanggal 6 Januari (lihat pula Epifani).
Dalam tradisi barat, peringatan Natal juga mengandung aspek non-agamawi. Beberapa tradisi Natal yang berasal dari Barat antara lain adalah pohon Natal, kartu Natal, bertukar hadiah antara teman dan anggota keluarga serta kisah tentang Santa Klaus atau Sinterklas.

[sunting]Etimologi

Kata “natal” berasal dari ungkapan bahasa Latin Dies Natalis (Hari Lahir). Dahulu juga dipakai istilah Melayu-ArabMaulid atau Milad. Pada negara-negara yang berbahasa Arab, hari raya ini disebut dengan Idul Milad. Dalam bahasa Inggris perayaan Natal disebut Christmas, dari istilah Inggris kuno Cristes Maesse (1038) atau Cristes-messe (1131), yang berarti MisaKristus. Christmas biasa pula ditulis Χ'mas, suatu penyingkatan yang cocok dengan tradisi Kristen, karena huruf X dalam bahasa Yunani merupakan singkatan dari Kristus atau dalam bahasa Yunani Chi-Rho.
Dalam Alkitab bahasa Indonesia sendiri tidak dijumpai kata "Natal", yang ada hanya kelahiran Yesus.

[sunting]Kelahiran Yesus menurut Alkitab


Cerita kelahiran Yesus dalam Injil Perjanjian Baru ditulis dalam kitab 
Matius (Matius 1:18-2:23) dan Lukas (Lukas 2:1-21).

Orang majus mengunjungi Yesus, diperingati pada Malam Kedua Belas setelah kelahirannya pada hari Natal. (Epifani)
Menurut Lukas, Maria mengetahui dari seorang malaikat bahwa dia telah mengandung dari Roh Kudus tanpa persetubuhan. Setelah itu dia dan suaminya Yusuf meninggalkan rumah mereka di Nazaret untuk berjalan ke kota Betlehem untuk mendaftar dalam sensus yang diperintahkan oleh Agustus, Kaisar Romawi pada saat itu. Karena mereka tidak mendapat tempat untuk menginap di kota itu, bayi Yesus dibaringkan di sebuah palungan (malaf)[1][2]. Kelahiran Kristus di Betlehem Efrata, Yudea, di kampung halaman Daud, nenek moyangYusuf, memenuhi nubuat nabi Mikha (Mikha 5:1-2). (Di Israel purba mereka mengenal ada dua kota Betlehem, kota Betlehem satunya lagi berada di tanah Zebulon.)
Matius mencatat silsilah dan kelahiran Yesus dari seorang perawan, dan kemudian beralih ke kedatangan orang-orang majus dari Timur -- yang diduga adalah Arabia atau Persia -- untuk melihat Yesus yang baru dilahirkan. Orang-orang bijak tersebut mula-mula tiba di Yerusalem dan melaporkan kepada raja Yudea, Herodes Agung, bahwa mereka telah melihat sebuah bintang -- yang sekarang disebut Bintang Betlehem -- menyambut kelahiran seorang raja. Penelitian lebih lanjut memandu mereka ke Betlehem Yudea dan rumah Maria dan Yusuf. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur kepada bayi Yesus. Ketika bermalam, orang-orang majus itu mendapatkan mimpi yang berisi peringatan bahwa Raja Herodes merencanakan pembunuhan terhadap anak tersebut. Karena itu mereka memutuskan untuk langsung pulang tanpa memberitahu Herodes suksesnya misi mereka. Matius kemudian melaporkan bahwa keluarga Yesus kabur ke Mesir untuk menghindari tindakan Raja Herodes yang memutuskan untuk membunuh semua anak di bawah dua tahun di Betlehem untuk menghilangkan saingan terhadap kekuasaannya. Setelah kematian Herodes, Yesus dan keluarga kembali dari Mesir, tetapi untuk menghindar dari raja Yudea baru (anak Herodes Agung, yakni Herodes Arkhelaus) mereka pergi ke Galilea dan tinggal di Nazaret.
Sisi lain dari cerita kelahiran Yesus yang disampaikan oleh kitab Injil Lukas adalah penyampaian berita itu oleh para malaikat kepada para gembala. Dalam Injil Matius dicatat bahwa ada orang-orang Majus dari Timur datang ke Yudea karena melihat sebuah bintang yang besar bersinar di atas wilayah Yerusalem. Mereka mengikuti bintang itu hingga ke kota Betlehem, tempat kelahiran Yesus. Beberapa astronom dansejarawan telah berusaha menjelaskan gabungan sejumlah peristiwa angkasa yang dapat ditelusuri yang mungkin dapat menerangkan penampakan bintang raksasa yang tidak pernah dilihat sebelumnya itu, pendapat yang paling kuat adalah dari Johannes Kepler, yang menerangkan bahwa Bintang Natal atau Bintang Betlehem itu secara astronomik adalah konjungsi planet Jupiter dan Saturnus pada konstalasi Pisces. Dan konjungsi ini memang benar terjadi pada bulan Desember tahun 7 SM. Mula-mula orang-orang Majus itu bertanya-tanya kepada penduduk Yerusalem, kemudian mereka dibawa menghadap raja Herodes. Raja Herodes bertanya kepada ahli kitab, di mana Mesias akan dilahirkan. Berdasarkan Alkitab, Mesias akan dilahirkan di Betlehem dan informasi ini dipakai untuk membantu para orang majus mengetahui letak di mana Yesus dilahirkan. Herodes minta akan setelah bertemu bayi itu agar mereka kemudian dapat melaporkan kepada Herodes. Tetapi karena mengetahui niat Herodes yang jahat , para orang majus tidak kembali melaporkan kepada Herodes.

[sunting]Asal-mula peringatan Natal

Peringatan hari kelahiran Yesus tidak pernah menjadi perintah Kristus untuk dilakukan. Cerita dari Perjanjian Baru tidak pernah menyebutkan adanya perayaan hari kelahiran Yesus dilakukan oleh gereja awal. Klemens dari Aleksandria mengejek orang-orang yang berusaha menghitung dan menentukan hari kelahiran Yesus. Dalam abad-abad pertama, hidup kerohanian anggota-anggota jemaat lebih diarahkan kepada kebangkitan Yesus. Natal tidak mendapat perhatian. Perayaan hari ulang tahun umumnya – terutama oleh Origenes – dianggap sebagai suatu kebiasaan kafir: orang orang seperti Firaun dan Herodes yang merayakan hari ulang tahun mereka. Orang Kristen tidak berbuat demikian: orang Kristen merayakan hari kematiannya sebagai hari ulang tahunnya.
Tetapi di sebelah Timur orang telah sejak dahulu memikirkan mukjizat pemunculan Allah dalam rupa manusia. Menurut tulisan-tulisan lama suatu sekte Kristen di Mesir telah merayakan "pesta Epifania" (pesta Pemunculan Tuhan) pada tanggal 4 Januari. Tetapi yang dimaksudkan oleh sekte ini dengan pesta Epifania ialah munculnya Yesus sebagai Anak Allah – yaitu pada waktu Ia dibaptis di sungai Yordan. Gereja sebagai keseluruhan bukan saja menganggap baptisan Yesus sebagai Epifania, tetapi terutama kelahiran-Nya di dunia. Sesuai dengan anggapan ini, Gereja Timur merayakan pesta Epifania pada tanggal 6 Januari sebagai pesta kelahiran dan pesta baptisan Yesus.
Perayaan kedua pesta ini berlangsung pada tanggal 5 Januari malam (menjelang tanggal 6 Januari) dengan suatu tata ibadah yang indah, yang terdiri dari Pembacaan Alkitab dan puji pujian. Ephraim dari Syria menganggap Epifania sebagai pesta yang paling indah. Ia katakan: “Malam perayaan Epifania ialah malam yang membawa damai sejahtera dalam dunia. Siapakah yang mau tidur pada malam, ketika seluruh dunia sedang berjaga jaga?” Pada malam perayaan Epifania, semua gedung gereja dihiasi dengan karangan bunga. Pesta ini khususnya dirayakan dengan gembira di gua Betlehem, tempat Yesus dilahirkan.

[sunting]Sejarah

Perayaan Natal baru dimulai pada sekitar tahun 200 M di Aleksandria (Mesir). Para teolog Mesir menunjuk tanggal 20 Mei tetapi ada pula pada 19 atau 20 April. Di tempat-tempat lain perayaan dilakukan pada tangal 5 atau 6 Januari; ada pula pada bulan Desember. Perayaan pada tanggal 25 Desember dimulai pada tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus, dan baru diterima secara luas pada abad ke-5. Ada berbagai perayaan keagamaan dalam masyarakat non-Kristen pada bulan Desember. Dewasa ini umum diterima bahwa perayaan Natal pada tanggal 25 Desember adalah penerimaan ke dalam gereja tradisi perayaan non-Kristen terhadap (dewa) matahari:Solar Invicti (Surya tak Terkalahkan), dengan menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah Sang Surya Agung itu sesuai berita Alkitab (lihat Maleakhi 4:2; Lukas 1:78; Kidung Agung 6:10).

[sunting]Tanggal


Yusuf, Maria, dan bayi Yesus
Ada pendapat yang berkata bahwa tanggal 25 Desember bukanlah tanggal hari kelahiran Yesus.[rujukan?] Pendapat ini diperkuat berdasarkan kenyataan bahwa pada malam tersebut para gembala masih menjaga dombanya di padang rumput. (Lukas 2:8). Pada bulan Desember tidak mungkin para gembala masih bisa menjaga domba-dombanya di padang rumput sebab musim dingin pada saat tersebut telah tiba jadi sudah tidak ada rumput yang tumbuh lagi. Para pendukung tanggal kelahiran bulan Desember berpendapat meski musim dingin, domba-domba tetap tinggal di kandangnya di padang rumput dan tetap dijaga oleh gembala, dan meski tidak ada rumput, padang rumput tetaplah disebut padang rumput.
Ada juga pendapat yang berkata bahwa perayaan Natal bersumber dari tradisi Romawi pra-Kristen, peringatan bagi dewa pertanian Saturnus jatuh pada suatu pekan di bulan Desember dengan puncak peringatannya pada hari titik balik musim dingin (winter solstice) yang jatuh pada tanggal 25 Desember dalam kalender Julian. Peringatan yang disebut Saturnalia tersebut merupakan tradisi sosial utama bagi bangsa Romawi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, atas dorongan dari kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I, Paus Julius I memutuskan pada tahun 350 bahwa kelahiran Yesus diperingati pada tanggal yang sama. Namun pandangan ini disanggah oleh Gereja Ritus Timur, karena Gereja Ritus Timur sudah merayakan kelahiran Yesus sejak abad ke-2, sebelum Gereja di Roma menyatakan perayaan Natal pada tanggal 25 Desember.
Oleh karena itu, ada beberapa aliran Kristen yang tidak merayakan tradisi Natal karena dianggap berasal dari tradisi kafir Romawi, yaitu aliran Gereja Yesus Sejati, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Gereja Baptis Hari Ketujuh, Perserikatan Gereja Tuhan, kaum Yahudi Mesianik, dan Gereja Jemaat Allah Global Indonesia. Saksi-Saksi Yehuwa juga tidak merayakan Natal.
Ada sejumlah naskah kuno yang mencatat bahwa Yesus ditempatkan di rahim Maria tanggal 25 Desember.[3] Penafsiran Kitab Hagaimengindikasikan tanggal itu merupakan tanggal datangnya Yesus ke dalam rahim Maria, yaitu Hagai 2:18-20:
“Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya--mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!”
Tanggal 24 bulan ke-9 (Kislev) dalam kalender Yahudi jatuh sekitar tanggal 25 Desember dalam kalender Gregorian.

Meskipun kapan Hari Natal jatuh masih menjadi perdebatan, agama Kristen pada umumnya sepakat untuk menetapkan Hari Natal jatuh setiap tanggal 25 Desember dalam Kalender Gregorian ini didasari atas kesadaran bahwa penetapan hari raya liturgis lain sepertiPaskah dan Jumat Agung tidak didapat dengan pendekatan tanggal pasti namun hanya berupa penyelenggaraan kembali acara-acara tersebut dalam satu tahun liturgi, yang bukan mementingkan ketepatan tanggalnya namun esensi atau inti dari setiap peringatan tersebut untuk dapat diwujudkan dari hari ke hari.

[sunting]Tahun

Tahun kalender Masehi diciptakan pada abad ke-6 oleh seorang biarawan yang bernama Dionysius Exignus. Tahun Masehi yang kita gunakan sekarang ini disebut juga anno Domini (Tahun Tuhan).
Bagaimana ia bisa mengetahui bahwa Tuhan Yesus dilahirkan pada tahun 1 SM? Ia mengambil data dari catatan sejarah yang menyatakan bahwa pada tahun 754 kalender Romawi itu adalah tahun ke 15 dari pemerintahan Kaisar Tiberius seperti yang tercantum di Lukas 3:1-2. Data inilah yang dijadikan patokan olehnya untuk mengawali tahun 1 SM.
Di samping itu ia juga mengambil data dari Lukas 2:1-2 yang menyatakan bahwa Kirenius (Gubenur dari Siria) pertama kali menjalankan program sensus.
Walaupun demikian masih juga orang yang meragukannya, sebab menurut sejarahwan Yahudi yang bernama Flavius Yosefus, rajaHerodes meninggal dunia pada tahun 4 SM sehingga konsekuensinya tanggal lahir Yesus harus dimundurkan sebanyak empat tahun. Tapi teori ini pun tidak benar, sebab ia menganalisa tahun tersebut berdasaran adanya gerhana bulan pada tahun saat Herodes meninggal dunia yang terjadi di Yerusalem pada tanggal 13 Maret tahun 4 SM.

[sunting]Tradisi

Banyak tradisi perayaan Natal di barat yang merupakan pengembangan kemudian dengan menyerap unsur berbagai kebudayaan. Pohon natal di gereja atau di rumah-rumah mungkin berhubungan dengan tradisi Mesir, atau Ibrani kuno. Ada pula yang menghubungkannya dengan pohon khusus di taman Eden (lihat Kejadian 2:9). Tetapi dalam kehidupan pra-Kristen Eropa memang ada tradisi menghias pohon dan menempatkannya dalam rumah pada perayaan tertentu. Tradisi “Pohon Terang” modern berkembang dari Jerman pada abad ke-18.[4]
Terdapat pula tradisi mengirim Kartu Natal, yang dimulai pada tahun 1843 oleh John Callcott Horsley dari Inggris. Biasanya dengan gambar yang berhubungan dengan kisah kelahiran Yesus Kristus dan disertai tulisan: Selamat Hari Natal dan Tahun Baru. Dewasa ini orang memakai teknologi informasi (email) berkirim kartu Natal elektronik.
Juga dalam rangka perayaan Natal dikenal di Indonesia tradisi Sinterklaas, yang berasal dari Belanda. Tradisi yang dirayakan pada tanggal 6 Desember ini, berhubungan dengan St. Claus (Santa Nikolas), seorang tokoh legenda, yang mengunjungi rumah anak-anak pada malam dengan kereta salju terbang ditarik beberapa ekor rusa kutub membagi-bagi hadiah. Dalam dunia modern, perayaan Natal secara sekuler lebih menekankan aspek saling memberi hadiah Natal, sehingga ada yang beranggapan Santa Nikolas makin lebih penting daripada Yesus Kristus. Dalam tradisi Sinterklass Belanda – tokoh yang digambarkan oleh suatu iklan minuman Amerika sejak tahun 1931 sebagai seorang tua gendut, bercambang putih dan berpakain merah dengan sepatu bot, ikat pinggang hitam, dan topi runcing lembut ini – menjadi bagian dari acara keluarga (untuk mendisiplin anak-anak) dengan mengunjungi rumah-rumah disertai pembantu berkulit hitam (Zwarte Pit) yang memikul karung berisi hadiah untuk anak yang baik; tetapi karung itu juga tempat anak-anak nakal dimasukkan untuk dibawa pergi. Yang sering kita lihat juga Natal dimeriahkan dengan banyak cahaya lampu berkelap-kelip. Selain untuk menambah semarak perayaan, ini juga memiliki pemahaman cahaya yang ada, maksudnya adalah Kristus akan mengusir kuasa kegelapan.[5]
Berbeda dengan tradisi perayaan Natal di barat, perayaan Natal ritus timur banyak mengandung aspek rohani seperti puasa, bermazmur, membaca Alkitab, dan puji-pujian. Di Gereja-gereja Arab, boleh dibilang tidak ada perayaan Natal tanpa didahului puasa. Gereja Ortodoks Syria melakukan persiapan Natal dengan berpuasa selama 10 hari. Sementara di Gereja Ortodoks Koptik puasanya lebih lama lagi, yaitu sejak minggu terakhir November. Jadi, sekitar 40 hari. Waktu iftar (buka puasa) pada tanggal 7 Januari pagi. Puasa pra-Natal ini disebut dengan puasa kecil (Shaum el-Shagir). Meskipun agak berbeda dalam tradisi, secara prinsip cara ini tidak jauh berbeda dengan cara berpuasa Gereja-gereja Orthodoks lain.

Makna Lilin Dalam Natal


Lilin
     Dalam masa Natal, Lilin menggambarkan atau memberikan gambaran tentang Kristus.Kristus dilambangkan sebagai terang bagi dunia yang gelap. Di dalam Alkitabpun tertulis tentang terang, di dalam Perjanjian Lama,Yesaya 9 : 1-6, “terang yang besar”, sedangkan di dalam Perjanjian Baru, Yohanes 1 : 1-18,” terang manusia”.
Bukan hanya di dalam peribadahan saja, di rumah-rumah dan di toko-toko kerap di hias dengan lampu-lampu yang kelap-kelip, hal ini muncul sejak zaman patristik sebagai gambaran akan terang yang mengalahkan kegelapan. Penggunaan lilin dan lampu-lampu kelap-kelip merupakan pengaruh dari pesta cahaya Yahudi atau Hanukah. Hari raya Hanukkah dirayakan sekitar masa Adven dan Natal, dan terkadang sering diplesetkan dengan istilah Natal Yahudi.

Kamis, 06 Desember 2012

1 akhir cerita doraemon

hello guys? sudah lama saya tidak membuat postingan di blog saya ini :D .hari ini saya akan membuat postingan tentang doraemon.teman-teman pasti tahu tentang kartun atau pun film doraemon. tapi apakah ada dari teman-teman semua yang tahu akhir cerita dari doraemon,atau bagaimana kisah terakhir tentang nobita.Dari cerita singkat di atas ,di sini saya akan memberikan teman-teman untuk tahu bagaimana cerita akhir dari doraemon . berikut komik nya :D

Sabtu, 24 November 2012

2 how to suffle Dance


Hello guys,kali ini saya akan membahas tentang cara belajar suffle dance.sebeleum jauh kita tentang suffle.pertama kita harus tahu apa itu suffle.Shuffle sebenarnya adalah gaya tari yang digagas dan dipopulerkan pertama kali diMelbourne Underground Scene, Australia. Tarian jenis ini awalnya menjadi tren di era akhir dekade 1980-an. Namun, sebagaimana dituturkan Jason (anggota Rave Army Crew sekaligus penggagas IR) kepada Media Indonesia, pada 2004 Shuffle Dance kembali marak menjadi tren Australia. 

Manfaat Shuffle Dance
Selain agar terlihat lebih keren dan Up To Date, manfaat Shuffle tergolong memiliki efek sporty yang sangat tinggi. Karenanya, konon 5 menit menari Shuffle sama dengan 30 menit threadmil. Woww 
shuffle dance mempunyai beberapa gerakan:
  1. running man
  2. shuffle
  3. kicks
  4. spin-kick
  5. glide
  6. extreme spin
Berikut adalah video nya :D



Semoga bermanfaat ya guys .follow @mikodkiillzz1